HKBP is HKBP! Ucapan terkenal ini dikeluarkan oleh almarhum Justin H. Sihombing semasa memperjuangkan gereja HKBP agar dapat menjadi anggota LWF (Lutheran World Federation). Mengapa harus masuk anggota gereja Lutheran? Ada selentingan yang mengatakan bahwa waktu itu gereja HKBP sedang mengalami kesulitan finansial karena pengaruh penjajahan Jepang (tahun 50-an). Oleh karena itu, agar kegiatan HKBP dapat terus berlangsung, maka dukungan dana harus diupayakan melalui lembaga donor. Salah satu alternatif adalah dengan masuk menjadi anggota LWF.
Sekarang, organisasi gereja HKBP terbesar di Asia Tenggara ini menghadirkan cara baru untuk menggalang dana. Kali ini diterbitkan sebuah CD (Compact Disc) berisi lagu-lagu dari Buku Ende + Suplemen. Lagu-lagu ini berasal dari lagu-lagu rohani yang dipakai dalam ibadah HKBP.
Mulanya, album ini dikeluarkan sebagai bagian dari program tahun Koinonia 2008 HKBP. Alasan utamanya adalah untuk mempromosikan budaya menyanyikan lagu-lagu rohani dengan benar. Alasan ini kelihatannya murni sebagai jawaban atas begitu banyaknya ‘serangan’ pada HKBP yang mangatakan bahwa lagu-lagu rohaninya sudah ketinggalan jaman dan tidak menarik. Diasumsikan bahwa masalah bukan terletak pada lagu-lagu yang dipakai oleh HKBP, tetapi mentalitas dan cara para anggota jemaat menyanyikannya yang tidak baik dan benar.
Oleh karena tahun koinonia 2008 telah berlalu (diganti dengan tahun diakonia 2009), maka menurut Pdt. Donald A. Sipahutar, S.Th (Kepala Biro Personalia HKBP), hasil penjualannya dialihkan untuk membantu program penginjilan yang dilakukan HKBP. Ya, setiap rupiah yang terkumpul dari hasil penjualan akan didedikasikan untuk biaya penginjilan di semua spot penginjilan HKBP baik di dalam maupun luar negeri (mis: Pulau Rupat, Selat Panjang, Trans. Pasir Pangarayan, Indragiri, dan Singapura).
Album ini belum laku semua. Entah karena kurangnya jaringan distributor atau tidak ada publikasi yang cukup, album tersebut masih banyak yang tersisa. Bahkan untuk membantu peredaran album ini, para calon pelayan diwajibkan untuk menjual 10 keping per orang kepada warga gereja yang dikenalnya. Nah, karena kebetulan saya punya blog, saya berkesempatan mempublikasikannya langsung. Yah, saya juga harus membuat banner sederhana untuk keperluan ini. Paling tidak, inilah bantuan yang dapat saya berikan untuk gereja HKBP yang ‘tercinta’. :p
Kalau Anda berniat mendukung penginjilan yang sedang dan akan terus berjalan ini, dapatkan album CD-nya dari saya. Silahkan kirim Rp. 40.000,- (empat puluh ribu rupiah) per keping ke rekening saya. Dana ini sudah termasuk ongkos pengiriman kilat sebesar Rp. 10.000,- (sepuluh ribu rupiah). Akan tetapi kalau Anda pesan banyak (lebih dari sepuluh keping), ongkos kirim akan dikurangi jadi Rp. 5000,- perkeping. Ingat, kirim sms konfirmasi pada saya setelah mengirim dana tersebut. Berikut adalah info produk dan info pemesanan:
Info Produk:
| Album | : | Gohi Au Tuhan | |
| Artis | : | 1. Ny. Pdt. Tarapul Sinta Ria br. Sitanggang; 2. Pdt. Donald A. Sipahutar; S.Th 3. Dra. Julis Silitonga |
|
| Prolog | : | Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr. Bonar Napitupulu | |
| Demo | : | 1. Dung Sonang Rohangku; 2. Jesus Ho Nampuna Au; 3. Sai Hutagam Ho Tuhanku |
Info Pemesanan:
| Harga | : | Rp. 40.000,- (termasuk ongkos kirim) |
| Transfer | : | Reinhard Lumbantobing BRI Cab. Pematangsiantar Sutomo No. Rek: 0113.01.023850.50.6 |
| SMS | : | +6281370052743 |





